Monday, 2 July 2018

thumbnail

Lulus ? Lebih Baik Eksklusif Kerja Atau Lanjut Jenjang Berikutnya ?

Siapa sih yang tak gembira ketika telah dinyatakan lulus kuliah dan menyandang gelar sarjana? Semua jerih payahmu selama beberapa tahun kuliah hasilnya terbayar sudah. Apalagi bisa menciptakan orangtua bahagia, tapi duka juga sebab harus berpisah dengan teman-teman senasib seperjuangan selama di kampus.

Namun sehabis euforia lulus dan wisuda justru kebanyakan dari para freshgraduate yang masih resah memilih pilihannya untuk melanjutkan kuliah ataukah eksklusif bekerja? Nah disini kita akan membahas pilihan ibarat apa yang cocok dengan kalian.

Siapa sih yang tak gembira ketika telah dinyatakan lulus kuliah dan menyandang gelar sarjan Lulus ? Lebih Baik Langsung Kerja Atau Lanjut Jenjang Berikutnya ?

Biasanya para sarjana gres akan dekat dengan job fair dan aneka macam laman rekrutmen pegawai. Yang awalnya kehidupan mahasiswa yang nyaman, secara tiba-tiba akan berubag serastis dan menciptakan kau yang gres lulus akan dihadapkan pada status gres sebagai pengangguran dan pencari kerja.Namun tidak jarang bagi sebagian orang yang sudah mempersiapkan jauh hari untuk lanjut jenjang.

Tentu tak ada salahnya di kedua pilihan tersebut, sebab memang kita semua mempunyai background dan tuntutan masing-masing. Maka di fase inilah, kecerdikan dan kemandirian kita diasah. Dan jangan asal ikut temen-temen. Nah biasanya sih mereka akan mengalami dilema ibarat berikut ini :

1. Temen-temen sibuk cari kerja di jobfair, nyiapin CV, nyiapin berkas, ikut tes sana sini jadi pengen ikutan.

2. Cape kuliah, kerja dulu aja ah. Nanti bisa lanjut jenjang sambil kerja kan.

3. Liat senior udah pada kerja kok lezat ya. Sering jalan-jalan, pada nikah, dll. Pasti gajinya gede!

4. Pekerjaan harapan memberi syarat pengalaman kerja minimal sekian tahun. Pengalaman apa ya yang bisa saya tunjukkan pada pihak perekrut?

5. Lulus bareng-bareng, lamar kerja pun bareng-bareng. Saingannya niscaya banyak, termasuk teman-teman sendiri. Selain itu, jumlah lowongan tidak sebanding dengan angka pelamar.

6. Sebagian lagi santai sehabis wisuda. Mereka lebih sibuk berguru bahan kuliah sebelumnya buat nyiapin tes lanjut jenjang S1/S2.

Opsi 1 - Lanjut Jenjang dulu sebelum kerja

Lanjut jenjang sehabis kuliah tentu pilihan yang sempurna sebab ingatan pada mata kuliah di jenjang sebelumnya akan masih sangat fresh. Apalagi buat kau yang ingin menyebarkan karir nantinya ketika di kawasan kerja. Atau buat kalian yang ingin menjadi dosen, tentu pilihan lanjut jenjang ke S2 yaitu hal yang harus diprioritaskan.

Seperti pola bagi kalian yang mengenyam di D3 dan akan melanjutkan di S1 tentu akan sangat baik sebab di jenjang D3 kau telah mempelajari praktek secara mendalam. Dan di S1 kau bisa mempelajari teorinya lebih dalam lagi. Dan sehabis lulus kau pun bisa menduduki grade atau jabatan yang lebih tinggi dibanding D3. Namun ketika ini lulusan sarjana (S1) maupun S2 mempunyai tingkat pengangguran yang lebih tinggi yakni meningkat 20 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan lulusan D3 justru penganggurannya menurun, hal ini sebab lulusan D3 lebih disenangi perusahaan sebab bisa mengeksekusi permasalahan yang ada di lapangan.

Nah sedangkan bagi kau yang akan melanjutkan di tingkat master (S2) kau harus tahu kau akan dicetak sebagai apa. Dimana sangat berbeda dengan pendidikan tingkat sarjana yang mencetak mahasiswa untuk mengerti dan mengaplikasikan pengetahuan yang dihasilkan orang lain, mahasiswa S-2 dituntut untuk jadi salah satu produsen ilmu pengetahuan. Ketika jenjang sarjana, kau lebih banyak berguru wacana teori dan ilmu-ilmu dasar. Dengan demikian, yang kau lakukan di kelas lebih banyak mendengarkan bahan yang disampaikan oleh dosen. Hal tersebut tentunya berbeda dengan kuliah pascasarjana. Di dalam kelas kau akan lebih banyak berdiskusi dan mempelajari studi masalah dengan sahabat sekelasmu. Dosen hanya bertugas memoderasi diskusi tersebut sebab yang dipelajari jauh lebih dalam dan detil. Namun apakah lulusan master akan menjamin mempunyai karir yang cemerlang?  Menurut Icampo manajer of Worldwide Staffing di Amphenol Corporation , ada baiknya orang tersebut mempunyai pengalaman kerja terlebih dahulu. Pengalaman kerja yang dibarengi dengan pendidikan akan menciptakan seseorang makin hebat di bidang yang ditekuninya.

Opsi 2 - Langsung Kerja sehabis lulus


Bagi kau yang jenuh dengan kehidupan perkuliahan, senang mencoba hal baru, dan suka tantangan, dunia kerja yaitu kawasan yang sempurna bagimu. Di sinilah kau bisa mendapat banyak pengalaman gres dan bertemu dengan orang-orang gres yang hebat di bidangnya. Kehidupan yang sangat berbeda dengan masa kuliah dulu akan kau rasakan. Lalu apakah bisa bagi freshgraduate atau lulusan gres untuk eksklusif bekerja?

Tentu saja bisa, banyak kok perusahaan yang mensyaratkan bagi lulusan freshgraduate untuk eksklusif bergabung menjadi pegawai. Tentu kau harus melewatkan persaingan yang begitu ketat dan proses pembinaan yang panjang. Dan disinilah perusahaan akan melihat passion kau dan semangat pantang mengalah mu.

Namun permasalahannya setiap tahun banyak universitas/institut/politeknik di Indonesia yang menghasilkan lulusan sarjana dengan aneka macam jurusan ilmu terapan. Jika dihitung, ada jutaan sarjana yang bersaing di dunia kerja di waktu yang bersaman. Namun daya serap lapangan kerja minim yang menciptakan hal ini jadi tidak seimbang. Nah, dari sanalah akar duduk masalah tingginya angka pengangguran.

Nah sedikit tips untuk kau yang akan lanjut kerja :

1. Yakinkan perusahaan bahwa kau yaitu pribadi yang siap latih. Walau kau belum punya pengalaman kerja, tapi keinginan untuk berlatih bisa jadi kekuatanmu. Bisa juga cantumkan pengalaman organisasi, prestasi, kemampuan skill yang berkaitan dengan kawasan kerja yang akan kau daftar.

2. Kenali kemampuan dan aset yang kau miliki. Jangan lupa juga untuk memanfaatkan semua koneksi yang sudah terjalin selama ini. Persiapkan segala macam bentuk tes.

3. Cari tahu standar honor di bidang pekerjaan yang kau incar. Ini penting semoga kau tidak kaget dan punya pertimbangan rasional ketika bernegosiasi soal gaji.

4. Lihat kesempatan karir yang ditawarkan oleh pekerjaanmu. Walau awalnya gajimu kecil, bukan berarti karirmu tidak akan berkembang kan? Karir akan bergantung pada hasil kerja, koneksi dan kerjasama tim dengan lingkungan kerjamu.

Semangat! Tentukan pilihanmu, semoga membantu!

sumber : link

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

Note: only a member of this blog may post a comment.

About