Sunday, 15 July 2018

thumbnail

7 Hal Yang Harus Kau Perhatikan Jikalau Kau Ingin Berternak Kenari Lokal Ingin Sukses

Memelihara dan berternak burung ketika ini sedang menjadi hobi yang hangat serta banyak dilakukan di masyarakat. Salah satu jenis burung yang cukup terkenal menjadi binatang peliharaan maupun binatang peternak yaitu Kenari lokal.

Memelihara dan berternak burung ketika ini sedang menjadi hobi yang hangat serta banyak dila 7 Hal Yang Harus Kamu Perhatikan Jika Kamu Ingin Berternak Kenari Lokal Ingin Sukses

Adimasrosid kali ini akan memperlihatkan bahasan mengenai beberapa tips ternak kenari lokal yang sanggup dipelajari baik terutama bagi para pemula yang dijelaskan dalam uraian di bawah ini.

1. Siapkan sangkar dan sarana penunjang lain

Langkah pertama yang perlu disiapkan oleh mereka yang ingin berternak kenari lokal yaitu dengan mempersiapkan sangkar maupun sarana penunjang terlebih dahulu.

Pilihlah sangkar dalam bentuk box khusus untuk berternak terutama yang kepingan tengahnya mempunyai penyekat biar prosea perjodohan gampang untuk dilakukan, khusus untuk pejantannya gunakan sangkar gantung di daerah yang damai dan nyaman. Selain itu, Isi masakan burung kenari lokal di dalam sangkar dalam jumlah yang cukup. Sebelum dijodohkan, perhatikan cara memelihara burung kenari yang baik biar proses perjodohan maupun perkawinan sanggup berlangsung dengan baik serta lebih mudah.

2. Kenali jenis kelamin burung kenari

Tips ternak kenari lokal selanjutnya yaitu memperhatikan dan membedakan jenis kelamin dari burung yang dimiliki biar tidak salah dalam menjodohkan. Kenari jantan mempunyai bunyi yang nyaring dengan badan cenderung ramping memanjang dan leher yang lebih panjang, serta bentuk duburnya menonjol tegak lurus.

Sedangkan betina mempunyai bentuk body yang cenderung bulat, leher lebih pendek, bunyi tidak nyaring dan terkadang putus putus, serta kepingan dubur yang tidak menonjol. Mengetahui jenis kelamin burung sanggup diketahui pada ketika melaksanakan cara menjinakkan burung kenari yang benar.

3. Pahami usia dan kesiapan burung

Setiap burung tentu mempunyai usia optimal untuk sanggup dijodohkan. Sebagai peternak maka mengetahui usia dan kesiapan burung kenari lokalnya menjadi suatu hal yang penting. Kenari betina siap diternak pada usia 6 bulan dan jantan di usia 8 bulan. Kesiapan ternak juga ditentukan dari adanya kondisi birahi pada masing masing burung kenari baik jantan maupun betina.

4. Jodohkan dengan benar

Setelah proses sebelumnya sanggup dilakukan dengan benar maka langkah selanjutnya yaitu proses perjodohan. Posisikan kenari jantan maupun kenari betina dengan sangkar berbeda yang saling berdekatan atau sanggup memakai satu sangkar yang mempunyai penyekat dalam hingga tanda berjodohnya kedua kenari tersebut terlihat.

Tanda berjodohnya burung kenari sanggup ketahui ketika kenari jantan melolohkan masakan dan berbunyi keras dan kenari betina merespon dengan mengepakan sayap.

5. Lakukan proses perkawinan

Setelah kenari berjodoh maka langkah terpenting dari proses ternak kenari lokal ini yaitu proses perkawinan. Perkawinan diawali dengan menyatukan kedua kenari kedalam satu sangkar. Perhatikan bahwa yang harus dipindah dari sangkarnya yaitu kenari jantan dan jangan hingga terbalik
.
Penyatuan burung kenari paling efektif dilakukan sore hari dan kalau proses kawin tidak kunjung terjadi maka pisahkan kembali sehabis bersama selama semalaman, lakukan proses ini terus hingga kenari betina sudah siap bertelur. Jika proses kawin sudah terjadi maka pisahkan kenari jantan dari kenari betina dan siapkan serat nanas didalam sangkar box.

6. Perhatikan proses pengeramannya

Setelah kenari betina bertelur maka biarkan bersama dengan kenari jantan. Hal ini dikarenakan kenari jantan akan senantiasa meloloh masakan sehingga kenari betina tidak akan sering keluar sarang.

Karena kenari betina tidak sering keluar sarang maka proses pengeraman akan berlangsung lebih baik serta maksimal. Selama proses pengeraman, perhatikan masakan dan kebersihan sarang serta jangan jemur kenari lagi. Menyediakan masakan yang cukup di dalam sangkar sangat perlu dilakukan terutama sebagai salah satu cara merawat burung kenari di trend hujan.

7. Penetasan dan panen

Setelah kurang lebih 14 hari masa pengeraman maka telur telur burung kenari tersebut akan mulai menetas. Perhatikan masakan yang terdapat di dalam sarang dan sesekali tambahkan telur puyuh rebus. Setelah berumur 1 minggu, tambahkan jenis masakan lain menyerupai sayuran maupun buah apel untuk menunjang pertumbuhan anakan kenari lokal yang lebih baik.

Anakan kenari siap untuk dipanen ketika berumur 25 hari sebab sudah bisa makan sendiri. Setelah anakan kenari siap panen maka pisahkan kedua indukan kenari dan mandikan keduanya untuk membersihkan kutu serta kotoran yang ada. Pembersihan kutu sehabis proses perkawinan juga merupakan salah satu cara memelihara burung lovebird yang baik.

Itulah beberapa tips ternak kenari lokal yang sederhana namun sanggup membantu biar proses ternak sanggup berhasil. Jika cara tersebut kurang cocok atau tidak sesuai dengan kondisi burung kenari yang dimiliki maka cobalah untuk melaksanakan cara ternak kenari dengan sangkar gantung. Sama halnya dengan melaksanakan ternak pada burung lainnya, ketekunan dan kesabaran merupakan kunci kesuksesan dalam menghasilkan anakan yang baik

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

Note: only a member of this blog may post a comment.

About