Setelah banyak dinanti, Vivo kesudahannya resmi meluncurkan smartphone barunya yang dinamai Vivo NEX pada program peluncuran di China. Vivo NEX yakni versi produksi smartphone Vivo Apex yang dipamerkan perusahaan di program Mobile World Congress yang digelar awal tahun ini.
Seperti yang rumorkan sebelumnya, perangkat ini hadir dalam tiga varian yang terdiri dari Vivo NEX, NEX A, dan NEX S. Perbedaan dari ketiga varian ini yakni dari prosesor yang digunakan, dimana Vivo NEX S yang dicap sebagai model tertinggi di dukung oleh chip dari Qualcomm yaitu Snapdragon 845. Sementara Vivo NEX standar mengandalkan Snapdragon 701 yang baru-baru ini Qualcomm perkenalkan.
Spesifikasi Vivo NEX
Smartphone Vivo NEX tiba dengan layar layar AMOLED Ultra FullView 6.59 inci dengan resolusi 1080 x 2316 Full HD + dan aspek rasio 19,3:9. Vivo telah berhasil mencapai rasio layar-ke-tubuh sebesar 91,24% untuk perangkat barunya ini, sehingga hampir tidak ada bezel di serpihan atas dan sisi panel layar.
Vivo NEX tiba dengan layar layar 6.59 inci
Perangkat ini dilengkapi oleh teknologi pemindaian sidik jari di layar generasi ketiga yang yang diklaim perusahaan mempunyai akurasi 50% lebih tinggi dan 10% lebih cepat.
Dalam hal kamera, Smartphone NEX mempunyai pengaturan dual-kamera terdiri dari kamera utama 12MP yang didukung oleh sensor primer Sony IMX363 dengan ukuran piksel 1,4 micrometer dan aperture f / 1.8. Sedangkan untuk kamera sekunder, ada sensor 5 megapiksel dengan aperture f /2.4.
Di serpihan depan, telah disematkan kamera sebesar 8MP dengan aperture f / 2.0 dan fitur Face Beauty bertenaga AI. Yang menarik, Karena bezel sempit yang mengelilingi layar, Vivo harus mengeluarkan solusi unik untuk kamera depan, dimana ia memakai kamera pop-up yang secara otomatis akan muncul ketika digunakan.
kamera pop-up yang di Vivo NEX
Perusahaan menyampaikan bahwa ia memakai motor mikro stepping dengan IC pencetus independen dan algoritma kontrol presisi untuk mengontrol proses ini dengan tepat. Selain itu, ini juga nantinya akan menciptakan bunyi ketika akan dipakai untuk memberi tahu pengguna.
Beralih ke performa, Seperti yang kami katakan, varian tertinggi untuk model perangkat ini yaitu Vivo NEX S didukung oleh Snapdragon 845 dengan GPU Adreno 630 bersama 8GB RAM dan 256GB penyimpanan internal ibarat yang kami informasikan sebelumnya.
Untuk varian menegah yang disebut Vivo NEX, mempunyai spesifikasi yang sama dengan varian tertinggi, namun ia tiba dengan penyimpanan internal yang lebih kecil yaitu 128GB. Sedangkan untuk varian termurah, yaitu Vivo NEX A, didukung oleh Snapdragon 710 yang mempunyai clock 2,2 GHz dengan RAM 6GB dan 128GB built-in storage.
Berbicara konektivitas, ketiga model ini sama-sama mendukung Wi-Fi 802.11 a / b / g / n / ac dual-band, Bluetooth 5.0 Low Energy, GPS dengan A-GPS, GLONASS, NFC, 4G VoLTE, USB Type-C, dan baterai 4.000 mAh dengan derma pengisian cepat 22,5W. Meskipun mengemas baterai yang begitu besar, NEX sangat tipis dimana ia hanya mempunyai ketebalan 6,59 mm.
Selain itu, smartphone ini juga telah dilengkapi dengan tangan kanan bunyi milik perusahaan yang disebut “Jovi”, tangan kanan bunyi ini akan bekerja pada teknologi kecerdasan buatan yang akan membantu pengguna untuk beberapa fungsi ibarat membaca peta pintar, ensiklopedi, belanja, terjemahan, pemindaian, dan yang lainnya.
Dalam keterangannya, Vivo menyampaikan bahwa Jovi akan terus berguru menurut pemahaman tindakan pengguna. Ada tombol khusus di sisi kamera yang dapat dipakai pengguna untuk memicu tangan kanan bunyi AI Jovi.
Smartphone Vivo NEX berjalan di sistem operasi Android 8.1 Oreo dengan UX kustom Energi UI yang gres dirancang perusahaan. Selain itu, perangkat ini juga mendukung pengoptimalan engine level, tata letak antena teknologi HPUE, dan sistem pendinginan sensor zero.
Ponsel ini juga mempunyai Vivo Game Engine yang dibentuk dalam kemitraan dengan Tencent Games. Ini bertujuan untuk memperlihatkan pengalaman bermain imersif menurut pada perangkat lunak dan pengoptimalan perangkat keras dan juga dioptimalkan untuk menjalankan game yang dibentuk memakai Unreal Engine.
Lebih lanjut, Vivo NEX juga dilengkapi audio 3D 7.1-channel, berkat kemitraan dtsX. Ini juga mempunyai Vivo Hi-Fi V1 Sistem Dalam Paket teknologi untuk bunyi berkualitas hi-fi melalui earphone.
Vivo NEX: Harga dan Ketersediaan
Vivo menjual smartphone barunya ini di China dengan harga mulai 3.898 yuan (sekitar Rp.8,4 juta) untuk varian termurah yaitu Vivo NEX A dengan Snapdragon 710. Untuk varian menengah yang disebut Vivo NEX, ia dibanderol 4.498 Yuan (sekitar Rp.9,7 juta).
Sedangkan yang termahal, Vivo NEX S yang didukung oleh chip Snapdragon 845, dijual dengan harga 4.998 Yuan atau sekitar Rp. 10,8 jutaan. Ketiga varian tersebut akan hadir dalam dua pilihan warna yaitu Diamond Black dan Ruby Red.
Vivo tidak menyampaikan apa pun perihal ketersediaannya di pasar global, sebab pada ketika program peluncuran, mereka hanya menyampaikan bahwa itu akan tersedia di China. Tapi tentunya semua rencana akan berubah seiring dengan berjalannya waktu.
June 16, 2018
Tags :
TEKNOLOGI
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments
Note: only a member of this blog may post a comment.