Belgia gres saja melakoni tabrak perdana Grup G Piala Dunia 2018, menghadapi Panama dengan skor selesai yang meyakinkan 3-0 di Stadion Fisht, Senin (18/06/18) kemarin malam.
Tiga gol yang menciptakan Belgia mencatat kemenangan di tabrak pertama mereka di Piala Dunia 2018, tercipta berkat dua gol dari Romelu Lukaku dan satu gol dari Dries Mertens.
Tapi, selain tiga poin, ternyata juga ada sederet fakta menarik di balik kemenangan Belgia atas Panama.
Apa saja? Berikut kami beberkan sebanyak 4 fakta menarik tersebut.
Tidak Terkalahkan
Romelu Lukaku merayakan golnya di tabrak Grup G Piala Dunia 2018, Belgia vs Panama, Senin (18/06/18) malam.
Dengan kemenangan ini, Belgia tercatat oleh Opta Joe, tidak terkalahkan dalam 20 tabrak terakhir mereka. 15 kemenangan dan 5 kali imbang, sebuah tim yang solid.
Terakhir kali Belgia menelan kekalahan pada ketika menghadapi Spanyol, September 2016 kemudian dengan kekalahan 2-0.
Rekor Dries Mertens
Dries Mertens merayakan golnya ke gawang Panama, Grup G Piala Dunia 2018, Fisht Stadium Sochi, Senin (18/06/18).
Dries Mertens juga ikut mencatat rekor individualnya usai mencetak gol indah ke gawang Panama pada menit ke-47.
Mertens menjadi pemain Belgia pertama yang bisa mencetak gol di dua Piala Dunia berbeda, semenjak Marc Wilmots (Piala Dunia 1998 dan 2002).
Top Skor Milik Lukaku
Romelu Lukaku menjadi man of the match di tabrak ini usai memborong dua gol sekaligus untuk Belgia.
Dua golnya itu menciptakan nama Lukaku menyamai raihan legenda Timnas Belgia, Wilmots dengan torehan 5 gol di turnamen besar (Piala Dunia dan Euro).
Torehan 5 gol tersebut, menciptakan Lukaku hanya berjarak satu gol dari legenda lainnya yang menjadi top skorer Belgia, Jan Ceulemans dengan mengantongi 6 gol.
Eden dan Thorgan Hazard
Eden Hazard dan Thorgan Hazard ketika bahu-membahu di skuat Timnas Belgia untuk Piala Dunia 2018.
Fakta terakhir ialah soal keluarga Hazard. Eden Hazard dan saudaranya, Thorgan Hazard, menjadi adik abang yang pertama bermain bersama di sebuah tabrak Piala Dunia untuk Belgia.
Terakhir kali hal serupa ini terjadi ketika Mbo Mpenza dan Emile Mpenza bermain bersama pada Piala Dunia 1998, ketika itu mereka menghadapi Korea Selatan.
June 20, 2018
Tags :
BERITA
,
UMUM
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments
Note: only a member of this blog may post a comment.